Langsung ke konten utama

Para Kepala Daerah Diminta Airlangga Buat Terobosan Untuk Mengatasi Ancaman Resesi

Rabu, 18 Januari 2023

Komunalnews.com

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan program - program pemerintah daerah guna pemberdayaan ekonomi yang sangat dibutuhkan dalam situasi ancaman resesi saat ini.

Para kepala daerah dan forum komunikasi pimpinan daerah diharapkan mampu melakukan terobosan di bidang ekonomi agar kuat menghadapi tantangan resesi dan bisa mengoptimalisasi belanja pusat dan daerah untuk P3DN.

" Program - program pemberdayaan menjadi penting antara lain program daerah untuk program - program padat karya baik di kota maupun di desa, " ucapnya saat menghadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda di SICC, Bogor (17/1/2023).

Airlangga juga mengatakan program pemberdayaan yang dapat dilakukan diantaranya optimalisasi akses terhadap pekerjaan, peningkatan kapasitas SDM, peningkatan kapasitas UMKM dan pembiayaan UMKM.

" Kalau kita lihat sektor pertanian itu adalah sektor yang paling cepat untuk dikerjakan apalagi sektor pangan, itu menjadi sangat penting untuk menekan inflasi, " ujarnya.

" Karena P3DN ini penting, kita lihat beberapa sektor industri di tekstil alas kaki itu mengalami demandnya sedikit turun dan mulai terjadi PHK di beberapa provinsi diantaranya di Jawa Barat, " sambungnya.

Ia optimis pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat tumbuh seperti prediksi yang dilakukan oleh Bloomberg dan lembaga lainnya. Tapi dirinya juga mengingatkan agar seluruh pihak dapat berhati - hati terhadap ancaman dari luar.

" Oleh karena itu bapak presiden minta kita untuk waspada, kita lihat baik OECD, IMF kemudian World Bank, itu memproyeksikan pertumbuhan di tahun 2023 lebih rendah dari 2022, " kata Airlangga.

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Kisah Legiun Mangkunegaran, Pasukan Elite Militer Pertama Indonesia Warisan Napoleon Bona

 Komunalnews.com Jauh sebelum merdeka, wilayah Nusantara sudah mengenal pasukan militer untuk keperluan tempur melawan penjajahan. Namun, pasukan-pasukan itu umumnya amatir, yaitu tidak mendapatkan pelatihan militer sebagaimana mestinya. Pasukan-pasukan itu umumnya rakyat jelata dengan berbagai macam profesinya. Mereka dipanggil untuk dijadikan pasukan oleh seorang raja atau penguasa. Meski demikian, kerajaan-kerajaan di masa lalu ada yang memiliki pasukan elite yang dibina layaknya TNI pada saat ini. Salah satu pasukan elite itu adalah Legiun Mangkunegaran. Sejarah Legiun Mangkunegaran Legiun Mangkunegaran aktif berkiprah selama periode tahun 1808-1942 Masehi. Ini merupakan pasukan elite milik Praja Mangkunegaran di Surakarta. Legiun Mangkunegaran dibentuk oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara II pada tahun 1808. Meski demikian, embrio pasukan militer ini sudah ada sejak masa perjuangan Pangeran Sambernyawa atau KGPAA Mengkunegara I. Setelah menja...