Langsung ke konten utama

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto Didukung Pemilih Perempuan Untuk Menang Pilpres 2024

Selasa, 17 Januari 2023

Komunalnews.com

Direktur Eksekutif Warna Institute (WI), Kristin Ervina menyebut kaum perempuan adalah kaum yang paling merasakan turun naiknya keadaan ekonomi rumah tangga mereka. " Apalagi saat pandemi Covid-19, kondisi ekonomi perempuan yang terdampak akibat pandemi Covid - 19 kini tampak mulai membaik."

Program pemerintah membantu perekonomian keluarga disaat Covid-19. Lalu sebanyak 20,1 % tidak merasakan adanya program pemulihan ekonomi oleh pemerintah. Kemudian sebanyak 10,7 % tidak memberikan pendapat apapun.

Ia mengatakan dari hasil survei, kaum perempuan adalah pemilih terbanyak dalam Pemilu Pilpres 2024 mendatang. 89,7 % kaum perempuan sebagai tokoh yang peduli dengan perekonomian keluarga mereka disaat Covid - 19.

78,6 % menyebut nama Airlangga Hartarto sebagai tokoh yang peduli dalam pemulihan ekonomi mereka. Sedangkan tokoh lain dianggap peduli dengan perekonomian keluarga mereka kurang dari 25% kaum perempuan. Seperti Prabowo Subianto, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Erick Thohir, Sandiaga Salahuddin Uno dan Ridwan Kamil.

Kristin menyebutkan kriteria presiden yang diinginkan kaum perempuan adalah tokoh yang mampu dan punya pengalaman mengelola perekonomian nasional.

" Simulasi Pilihan Parpol secara tertutup oleh Kaum Perempuan jika pemilu digelar hari ini Golkar 19,8 persen, PDIP 17,2 persen, Gerindra 16,9 persen, Demokrat 7,1 persen, " ujarnya.

" PKS 6,2 persen, PKS 5,1 persen, Nasdem 4,3 persen, Perindo 3,5 persen, PAN 3,2 persen, PPP 2,8 persen, Partai Buruh 2,1 persen dan parpol lainnya dibawah 1 persen, " sambungnya.

Airlangga Hartarto menjadi tokoh paling banyak dipilih oleh kaum perempuan, yaitu sebanyak 26,2%. Survei tersebut juga memiliki tingkat kepercayaan 95% dengan Margin of Error +/- 2,1% dan survei dilaksanakan pada 4 - 17 Desember 2022.

Pengamat Politik dari FISIP Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Heri Herdiawanto melihat hasil survei WI soal preferensi kaum perempuan terhadap pilihan parpol dan tokoh sebagai Capres 2024, tentunya Ketum Golkar Airlangga Hartarto sangat kuat dipilih oleh kaum perempuan.

" Peluang Airlangga untuk menggaet suara kaum perempuan di Pilpres 2024 sangat besar," ucap Heri.

Airlangga Hartarto menunjukkan kinerjanya ke masyarakat, khususnya pada kaum perempuan terkait ekonomi.

Dia menegaskan, Airlangga Hartarto dapat menang di Pilpres 2024 jika memilih Cawapres 2024 yang tepat. " Airlangga bisa menang di Pilpres 2024, " ungkapnya. Meski suara perempuan terbagi dengan para Capres 2024 lainnya, namun peluang Airlangga Hartarto cukup besar.

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Kisah Legiun Mangkunegaran, Pasukan Elite Militer Pertama Indonesia Warisan Napoleon Bona

 Komunalnews.com Jauh sebelum merdeka, wilayah Nusantara sudah mengenal pasukan militer untuk keperluan tempur melawan penjajahan. Namun, pasukan-pasukan itu umumnya amatir, yaitu tidak mendapatkan pelatihan militer sebagaimana mestinya. Pasukan-pasukan itu umumnya rakyat jelata dengan berbagai macam profesinya. Mereka dipanggil untuk dijadikan pasukan oleh seorang raja atau penguasa. Meski demikian, kerajaan-kerajaan di masa lalu ada yang memiliki pasukan elite yang dibina layaknya TNI pada saat ini. Salah satu pasukan elite itu adalah Legiun Mangkunegaran. Sejarah Legiun Mangkunegaran Legiun Mangkunegaran aktif berkiprah selama periode tahun 1808-1942 Masehi. Ini merupakan pasukan elite milik Praja Mangkunegaran di Surakarta. Legiun Mangkunegaran dibentuk oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara II pada tahun 1808. Meski demikian, embrio pasukan militer ini sudah ada sejak masa perjuangan Pangeran Sambernyawa atau KGPAA Mengkunegara I. Setelah menja...