Langsung ke konten utama

Airlangga Hartarto Menyebut Akan Ada Lanjutan Pertemuan Rutin 8 Parpol Bahas Soal Pemilu 2024

Senin, 16 Januari 2023

Komunalnews.com

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bahwa setelah pertemuan delapan partai di Hotel Dharmawangsa pada Minggu (8/1/2023), akan ada pertemuan lanjutan yang dilakukan secara rutin. Hal ini disampaikan usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, (11/1/2023).

" Kan kemarin sudah kita sampaikan bahwa kita sedang berbicara dengan beberapa partai dan kemarin kan 8 partai sudah berkumpul, tentu akan ada pembicaraan lanjutan secara rutin, " ucapnya .

Pada pertemuan lanjutan kemungkinan akan dibahas juga soal Pemilu Presiden 2024.

" Ya itu tahap berikut, " tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan koalisi di Pilpres 2024 masih sangat dinamis. Berbagai kemungkinan bisa terjadi dalam membangun koalisi termasuk dengan PDIP.

" Semua kemungkinan selalu ada, ya, " katanya.

Sebelum itu Sekretaris Jenderal ( Sekjen ) partai Golkar Lodewijk F. Paulus mengungkapkan, bakal ada parpol yang merapat ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Adapun KIB terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP.

" Kemungkinan ada partai lain yang akan bergabung dengan KIB kita tunggu sja," ucapnya di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, selasa (10/1/2023).

Ia tidak menyebut parpol yang dimaksud. Wakil Ketua DPR RI itu hanya memastikan bahwa bendera parpol itu terlihat menjadi peserta Pemilu 2024.

" Belum kita lihat yang jelas benderanya yang kemarin ada ya," tegasnya.

" Airlangga sebagai capres dari Golkar. Jadi PAN mencalonkan siapa, kemudian PPP mencalonkan siapa dan pada gilirannya ketiga ketua umum ini akan duduk bersama berembuk, kapan duduknya kita tunggu saja, " katanya.

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Kisah Legiun Mangkunegaran, Pasukan Elite Militer Pertama Indonesia Warisan Napoleon Bona

 Komunalnews.com Jauh sebelum merdeka, wilayah Nusantara sudah mengenal pasukan militer untuk keperluan tempur melawan penjajahan. Namun, pasukan-pasukan itu umumnya amatir, yaitu tidak mendapatkan pelatihan militer sebagaimana mestinya. Pasukan-pasukan itu umumnya rakyat jelata dengan berbagai macam profesinya. Mereka dipanggil untuk dijadikan pasukan oleh seorang raja atau penguasa. Meski demikian, kerajaan-kerajaan di masa lalu ada yang memiliki pasukan elite yang dibina layaknya TNI pada saat ini. Salah satu pasukan elite itu adalah Legiun Mangkunegaran. Sejarah Legiun Mangkunegaran Legiun Mangkunegaran aktif berkiprah selama periode tahun 1808-1942 Masehi. Ini merupakan pasukan elite milik Praja Mangkunegaran di Surakarta. Legiun Mangkunegaran dibentuk oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara II pada tahun 1808. Meski demikian, embrio pasukan militer ini sudah ada sejak masa perjuangan Pangeran Sambernyawa atau KGPAA Mengkunegara I. Setelah menja...