Langsung ke konten utama

Bentuk Kinerja Nyata Partai Golkar, Gencarkan Sosialisasi Untuk Rakyat Di Cirebon Dan Indramayu

Selasa, 10 Januari 2023

Komunalnews.com

Memasuki tahun pemilu, Partai Golkar mulai mensosialisasikan program kerja di wilayah Cirebon serta Indramayu. Program kerja tersebut salah satunya mendirikan posko serta deklarasi Sedulur Kang Dave (SKD).

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 yang juga politisi Partai Golkar Dave Akbarsah Fikarno Laksono mengajak semua kader Partai Golkar untuk semakin merapatkan barisan mensukseskan pemilu serentak 2024 demi kemenangan Partai Golkar dan Airlangga Hartarto sebagai Presiden RI.

" Kepada seluruh kader Partai Golkar di Cirebon dan Indramayu untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Tetap kompak, solid dan selalu mengedepankan kemajuan partai dibandingkan kepentingan pribadi atau kelompok, " ucapnya.

Dave berkeyakinan bahwa kader Partai Golkar yang loyal tentu akan patuh dan taat terhadap aturan main partai, tidak mudah terprovokasi terhadap ajakan yang melanggar konstitusi dan sama sekali tidak ada dasar dan landasan hukum di aturan Partai Golkar.

" Mari kita jaga agar kita tetap satu langkah, satu barisan untuk tetap setia terhadap kosntitusi partai yakni AD dan ADRT Partai Golkar. Mari kita jaga dan juga harumkan bersama nama baik Partai Golkar dengan berbagai ide - ide, gagasan segar dan kinerja yang nyata kepada rakyat. Karena rakyat kita masih memerlukan dukungan Golkar dalam mewarnai dan memengaruhi kebijakan pemerintah, " ujarnya.

Selama di Cirebon Indramayu, Agung Laksono dan Dave meresmikan Rutilahu sebagai bentuk program Kosgoro 1957 dan kegiatan peresmian posko, konsolidasi dan deklarasi SKD ( Sedulur Kang Dave ) untuk memenangkan Dave di Pemilu 2024. Serta, meresmikan UMKM usaha studio digital printing, binaan Kosgoro 1957.

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Kisah Legiun Mangkunegaran, Pasukan Elite Militer Pertama Indonesia Warisan Napoleon Bona

 Komunalnews.com Jauh sebelum merdeka, wilayah Nusantara sudah mengenal pasukan militer untuk keperluan tempur melawan penjajahan. Namun, pasukan-pasukan itu umumnya amatir, yaitu tidak mendapatkan pelatihan militer sebagaimana mestinya. Pasukan-pasukan itu umumnya rakyat jelata dengan berbagai macam profesinya. Mereka dipanggil untuk dijadikan pasukan oleh seorang raja atau penguasa. Meski demikian, kerajaan-kerajaan di masa lalu ada yang memiliki pasukan elite yang dibina layaknya TNI pada saat ini. Salah satu pasukan elite itu adalah Legiun Mangkunegaran. Sejarah Legiun Mangkunegaran Legiun Mangkunegaran aktif berkiprah selama periode tahun 1808-1942 Masehi. Ini merupakan pasukan elite milik Praja Mangkunegaran di Surakarta. Legiun Mangkunegaran dibentuk oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara II pada tahun 1808. Meski demikian, embrio pasukan militer ini sudah ada sejak masa perjuangan Pangeran Sambernyawa atau KGPAA Mengkunegara I. Setelah menja...