Langsung ke konten utama

Tiga Menteri Hadir Dalam Kunjungan Pabrik Pembuatan Jembatan LRT Di Karawang

Senin, 30 Januari 2023

Komunalnews.com

Pemerintah mendatangi Pabrik Lead Rubber Bearing (LRB) milik PT Magdatama Multi Industri (Magdatama) di Karawang, Bekasi, Senin (30/ 01/ 2023). Pabrik ini merupakan salah satu produsen dari komponen LRT untuk proyek LRT Jabodebek. Tidak hanya memproduksi LRB, pabrik ini juga menjadi tempat uji sesmic komponen jembatan tahan gempa.

Pabrik seluas 10.000 m sebenarnya sudah beroperasi semenjak 2021, tetapi baru ingin diresmikan pada hari ini. Walaupun begitu, pabrik ini nampak masih rapi serta baru.

Peresmian ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Setibanya di lokasi jam 09. 30, para menteri tersebut berkeliling pabrik dengan didampingi oleh Direktur Utama Magdatama Magdalena Santy serta Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Selepas berkeliling, agenda hendak dilanjutkan dengan peresmian pabrik.

Lead Rubber Bearing (LRB) ialah komponen jembatan yang berperan selaku sesmic isolator ataupun peredam gempa, sebab mempunyai keahlian redaman yang besar. Pabrik ini sukses membuat komponen ini dari karet alam yang melimpah di Indonesia.

Tidak cuma itu, pabrik ini juga menyediakan sarana pengujian dinamik gempa dengan kecepatan besar buat Seismic Isolator yang pertama di Indonesia, yakni mesin Dynamic Testing Machine dengan merek MSLAB. Mesin uji yang dipunyai Magdatama ini termasuk yang terbesar di Asia Tenggara.

Produk Magdatama sudah banyak dipakai pada konstruksi- konstruksi jembatan di Indonesia. Dengan dukungan Watson Bowman Acme (WABO), Magdatama mempelopori penciptaan lokal pertama di Indonesia buat Expansion Joint jenis Strip Seal Joint, Modular Joint, serta Seismic Modular Joint di pabrik ke-1 yang berlokasi di Kawasan Industri Lippo Cikarang, Delta Silicon 3.

Selain itu, hasil penciptaan Expansion Joint sudah banyak diaplikasikan di proyek- proyek ternama di Indonesia, antara lain Tol Pekanbaru - Dumai, 6 Ruas Tol DKI - Ruas Kelapa Gading, MRT Lebak Bulus, LRT Palembang, Jembatan Holtekamp, serta masih banyak yang lain.

Joint Magdatama juga sudah memperoleh sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negari (TKDN) resmi, dimana Strip Seal Joint mempunyai nilai TKDN sebesar 45.45% serta Seismic Modular Joint sebesar 55.95%. 

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Kisah Legiun Mangkunegaran, Pasukan Elite Militer Pertama Indonesia Warisan Napoleon Bona

 Komunalnews.com Jauh sebelum merdeka, wilayah Nusantara sudah mengenal pasukan militer untuk keperluan tempur melawan penjajahan. Namun, pasukan-pasukan itu umumnya amatir, yaitu tidak mendapatkan pelatihan militer sebagaimana mestinya. Pasukan-pasukan itu umumnya rakyat jelata dengan berbagai macam profesinya. Mereka dipanggil untuk dijadikan pasukan oleh seorang raja atau penguasa. Meski demikian, kerajaan-kerajaan di masa lalu ada yang memiliki pasukan elite yang dibina layaknya TNI pada saat ini. Salah satu pasukan elite itu adalah Legiun Mangkunegaran. Sejarah Legiun Mangkunegaran Legiun Mangkunegaran aktif berkiprah selama periode tahun 1808-1942 Masehi. Ini merupakan pasukan elite milik Praja Mangkunegaran di Surakarta. Legiun Mangkunegaran dibentuk oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara II pada tahun 1808. Meski demikian, embrio pasukan militer ini sudah ada sejak masa perjuangan Pangeran Sambernyawa atau KGPAA Mengkunegara I. Setelah menja...