Langsung ke konten utama

Pemkab Pandeglang Anggarkan Dana Milyaran Untuk Sepeda Listrik

Selasa, 10 Januari 2023

Komunalnews.com



APBD 2023 Pemerintah Kabupaten Pandeglang resmi menganggarkan pengadaan sepeda listrik yang sempat jadi perdebatan beberapa waktu lalu. Ada enam kecamatan dari 35 kecamatan pada tahun 2023 yang dianggarkan untuk pengadaan sepeda listrik untuk RT dan RW se-Kabupaten Pandeglang.

Berdasarkan www.sirup.lkpp.go.id laman resmi informasi pengadaan milik pemerintah, rencana umum pengadaan sepeda listrik ada di Kecamatan Pagelaran, Kaduhejo, Karangtanjung, Cimanggu, Labuan dan Saketi.

Nilai pengadaan sepeda listrik dan jumlah pengadaan setiap kecamatan berbeda - beda. Pengadaan rata - rata di atas 100 sepeda listrik per kecamatan dengan nilai miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi tersebut, di Kecamatan Pagelaran mengadakan 305 unit sepeda dengan uraian nama pekerjaan belanja barang untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat. Metode pemilihan dengan pengadaan langsung total pagu anggaran yang disediakan Rp 1.332.773.750.

Di Kecamatan Kaduhejo pengadaan sepeda listrik sebanyak 241 unit nama paket belanja barang untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat. Metode pemilihan dengan pengadaan langsung total pagu anggaran Rp 1.053.109.750.

Kecamatan Karangtanjung sebanyak 182 unit dengan nama paket belanja barang untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat. Metode pemilihan e-Purchasing total pagu anggaran Rp 795.294.500.

Kemudian, di Kecamatan Saketi, pengadaan sepeda listrik paling banyak yaitu sebanyak 355 unit. Nama paket belanja sepeda listrik untuk RT dan RW. Metode pemilihan penunjukkan langsung dengan pagu anggaran total Rp 1.542.521.750.

Selanjutnya, Kecamatan Cimanggu dengan banyak pengadaan sepeda listrik sebanyak 312 unit. Pengadaan langsung ini total anggarannya Rp 1.363.362.000.

Terakhir di Kecamatan Labuan dengan pengadaan sepeda listrik sebanyak 311 unit. Selain sepeda lisrik, kecamatan ini menganggarkan sound wireless sebanyak 18 unit di paket yang sama. Pengadaan dilakukan dengan e-Purchasing dengan pagu sepeda listrik sebesar Rp 1.358.992.250 dan sound wireless Rp 51.075.000 total pagu anggaran Rp 1.410.067.250.

Camat Kaduhejo Mujani Nur Efendi mengatakan masih belum mengetahui terkait petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait mekanisme pengadaan barang tersebut. Menurutnya, saat ini pihak kecamatan masih menunggu dari Pemkab Pandeglang.

" Mekanismenya masih menunggu juklak juknis dari BKD (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah)," Katanya saat ditemui wartawan di kantor kecamatan Kaduhejo, Jalan Raya Pandeglang-Labuan.

" Belum tau karena datanya juga belum keluar, belum tersusun, " terangnya.

Mujani juga mengatakan belum mengetahui harga per satu unit sepeda listrik. Dia mengatakan untuk satuan harga dan spesifikasi nanti akan tertuang dalam e katalog.

" Type mana yang terkejar anggaran ini, model bagaimana yang mana, di e katalog nanti. Kalau sekarang - sekarang mengatakan satu unitnya berapa belum, baru jumlah RT dan RW yang kami sampaikan, kemudian jumlah anggaran yang tertera adapun terpenuhi atau tidak saya tidak bisa mengatakannya, " katanya.

Sementara itu Camat Cimanggu, Encun Sunayah juga mengaku belum mengetahui terkait mekanisme pengadaan sepeda listrik di wilayahnya. Dia juga belum mengetahui kalau kecamatan Cimanggu pengadaan sepeda listrik sudah masuk pada laman sirup.lkpp,.

" Kita belum ada arahan, saya belum tau kalau Cimanggu yang masuk di sirup itu, " ungkapnya.

Ia juga mengaku belum mendapatkan petunjuk dari pimpinan soal sepeda listrik. " Belum tau saya, belum ada petunjuk. Mudah - mudahan kedepan ada petunjuk kepada kami, " ungkapnya.

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Kisah Legiun Mangkunegaran, Pasukan Elite Militer Pertama Indonesia Warisan Napoleon Bona

 Komunalnews.com Jauh sebelum merdeka, wilayah Nusantara sudah mengenal pasukan militer untuk keperluan tempur melawan penjajahan. Namun, pasukan-pasukan itu umumnya amatir, yaitu tidak mendapatkan pelatihan militer sebagaimana mestinya. Pasukan-pasukan itu umumnya rakyat jelata dengan berbagai macam profesinya. Mereka dipanggil untuk dijadikan pasukan oleh seorang raja atau penguasa. Meski demikian, kerajaan-kerajaan di masa lalu ada yang memiliki pasukan elite yang dibina layaknya TNI pada saat ini. Salah satu pasukan elite itu adalah Legiun Mangkunegaran. Sejarah Legiun Mangkunegaran Legiun Mangkunegaran aktif berkiprah selama periode tahun 1808-1942 Masehi. Ini merupakan pasukan elite milik Praja Mangkunegaran di Surakarta. Legiun Mangkunegaran dibentuk oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara II pada tahun 1808. Meski demikian, embrio pasukan militer ini sudah ada sejak masa perjuangan Pangeran Sambernyawa atau KGPAA Mengkunegara I. Setelah menja...