Langsung ke konten utama

Ketua DPRD DKI: Jika Pinjaman Rp 1,2 T buat Formula E, Gue Lapor Bareskrim!


 Komunalnews.com

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mempertanyakan alasan Ancol meminjam uang Rp 1,2 triliun ke Bank DKI. Prasetio mengancam akan melapor ke Bareskrim Polri jika uang itu digunakan untuk Formula E.
"Saya minta penjelasan, jangan teori, ini udah bicara lapangan. Kalau pinjam duit, itu buat apa? Kalau itu uang pinjam ke Bank DKI Rp 1,2 triliun buat trek Formula, gue akan laporkan, saya sebagai pimpinan Dewan kalau di sini, saya laporkan kepada Bareskrim. Pasti," kata Prasetio saat menghadiri rapat kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Prasetio juga meminta Ancol maupun Bank DKI memberikan penjelasan seterang-terangnya kepada Komisi B DPRD DKI Jakarta mengenai kredit tersebut. Pasalnya, pinjaman senilai triliunan rupiah itu bukan angka yang sedikit.

"Jangan sampai nanti atau ke depannya justru membebani APBD dengan permohonan (PMD), ntar gua lagi yang ngetok, Bos," sebutnya.

Politikus PDIP itu turut mempertanyakan lokasi pasti gelaran Formula E. Dia meminta jangan sampai anggaran revitalisasi Ancol digunakan untuk persiapan sirkuit ajang mobil listrik itu.

"Komisi B DPRD DKI Jakarta harus menekankan mengenai revitalisasi gerbang Ancol sisi timur itu sama dengan lokasi dibangunnya sirkuit Formula E. Ini sama, jadi lokasi yang akan diturunkan anggaran itu lokasi yang akan dibangun di Ancol," tegasnya.

"Jadi jangan coba-coba, Pak, ini bukan event kecil. Ini event besar. Sampai hari ini saya nggak tahu treknya di Ancol sebelah mana," lanjutnya

Komisi B DPRD DKI Jakarta sebelumnya menggelar rapat kerja bersama PT Pembangunan Jaya Ancol (Tbk) dan Bank DKI. Dalam rapat itu, pengelola Ancol menjelaskan peruntukan pinjaman Rp 1,2 T dari Bank DKI.

Direktur Keuangan PT Pembangunan Jaya Ancol Suparno awalnya menjelaskan realisasi dan rencana pinjaman perusahaan terdiri atas kredit modal kerja (KMK) sebesar Rp 389 miliar serta kredit investasi senilai Rp 516 miliar dan Rp 334 miliar. Jika diakumulasikan, nilainya mencapai Rp 1,239 triliun.

Lebih lanjut Suparno memerinci, kredit investasi sebesar Rp 334 miliar diperuntukkan buat belanja modal 2022 dan 2023. Salah satunya untuk revitalisasi Gerbang Timur Ancol.

"Jadi 334 (miliar) ini adalah untuk membiayai investasi periode 2022 sampai 2023 sesuai perencanaan yang kami lakukan yang sifatnya belum kami putuskan atau kredit investasinya belum ditandatangani," kata Suparno di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/12).

"Kita list down berapa biayanya. Jadi ada studi pengembangan Marina, studi off the sea, karena kita mau revitalisasi gate utama kita biar punya ambiance yang bagus. Terus ada gerbang timur dan lain-lainnya. Kita lihat udah ter-list project dari yang akan kita lakukan di 2022 sampai 2023," sambungnya.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Mengenal Messalina, Istri Kaisar Romawi Claudius yang Hobi Selingkuh

 Komunalnews.com Permaisuri Messalina memiliki reputasi terkenal sebagai nymphomaniac (kondisi di mana seorang wanita atau pria tak mampu menahan hasrat seksualnya) . Ya, dia adalah Messalina, istri ketiga Kaisar Romawi Claudius yang dikenal memiliki hasrat seks yang tak terpuaskan. Dia adalah cicit dari Kaisar Romawi pertama Augustus. Messalina sangat cantik dan menarik bagi kebanyakan pria Romawi. Kisah-kisah pedas tentang Messalina termasuk dia bekerja sebagai pelacur di rumah bordil dan mengadakan kompetisi tentang siapa yang lebih memiliki stamina seksual. Pada tahun 41 M, ketika para konspirator membunuh Kaisar Caligula, Pengawal Praetorian memilih suami Messalina, Claudius, sebagai kaisar berikutnya. Dia menggunakan pengaruhnya atas Claudius untuk keuntungannya sendiri. Menggunakan tuduhan palsu, dia melenyapkan lawan-lawannya dan mengumpulkan kekayaan pribadi yang besar. Pada tahun 48 M, Messalina menikah dengan kekasihnya, Senator Gaius Silius. Itu adalah...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...