Langsung ke konten utama

Muncul Koperasi Bermasalah, Menteri Teten akan Benahi Pengawasan


Komunalnews.com

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki akan membenahi sistem pengawasan koperasi simpan pinjam pada 2022. Hal itu perlu dilakukan, karena dia melihat belakangan banyak muncul koperasi simpan pinjam yang bermasalah.

"Untuk pembenahan ke depan apalagi sudah mulai muncul banyak koperasi simpan pinjam yang skala nasional (bermasalah), nah kita benahi di sistem pengawasan," kata Teten dalam konferensi pers virtual.

Dengan begitu, nantinya mereka yang berinvestasi menjadi anggota koperasi akan merasa aman menaruh uangnya di koperasi.

Teten menuturkan koperasi simpan pinjam dibandingkan koperasi di sektor produksi, memang lebih baik pertumbuhannya. Namun, ketika Pandemi Covid-19, muncul koperasi-koperasi yang bermasalah yang gagal bayar.

"Logikanya koperasi ini ga mungkin gagal bayar. Kalau uang anggota itu disampaikan pada anggota masing-masing. Nah ini pasti ada yang keliru," kata dia.

Teten mengaku sempat mengusulkan pembentukan semacam lembaga penjamin simpanan (LPS) untuk koperasi dalam Undang-undang Cipta Kerja. Namun, kata dia, disepakati oleh seluruh kementerian untuk tidak diatur di UU Cipta Kerja, tapi di Undang-undang Koperasi.

Oleh karena itu, Kemenkop UKM sudah membahas dengan Dewan Perwakilan Rakyat untuk merevisi Undang-undang Koperasi. Dia mengatakan ingin meniru sistem perbankkan untuk koperasi simpan pinjam. Di mana nanti akan dibagi dalam empat buku; buku 1, buku 2, buku 3, buku 4.

"Jadi kita pengawasan berbasis resiko, semakin resikonya tinggi pengawasannya semakin kita ketatkan," kata dia.

Pengetatan itu, kata Teten, termasuk dalam hal rekrutmen tenaga pengawas internal koperasi. Di mana dia akan memperketat syarat pemilihan supaya yang terpilih profesional.

"Nah mudah-mudahan dengan seperti itu kita bisa menghadirkan koperasi simpan pinjam yang lebih sehat," kata dia.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Mengenal Messalina, Istri Kaisar Romawi Claudius yang Hobi Selingkuh

 Komunalnews.com Permaisuri Messalina memiliki reputasi terkenal sebagai nymphomaniac (kondisi di mana seorang wanita atau pria tak mampu menahan hasrat seksualnya) . Ya, dia adalah Messalina, istri ketiga Kaisar Romawi Claudius yang dikenal memiliki hasrat seks yang tak terpuaskan. Dia adalah cicit dari Kaisar Romawi pertama Augustus. Messalina sangat cantik dan menarik bagi kebanyakan pria Romawi. Kisah-kisah pedas tentang Messalina termasuk dia bekerja sebagai pelacur di rumah bordil dan mengadakan kompetisi tentang siapa yang lebih memiliki stamina seksual. Pada tahun 41 M, ketika para konspirator membunuh Kaisar Caligula, Pengawal Praetorian memilih suami Messalina, Claudius, sebagai kaisar berikutnya. Dia menggunakan pengaruhnya atas Claudius untuk keuntungannya sendiri. Menggunakan tuduhan palsu, dia melenyapkan lawan-lawannya dan mengumpulkan kekayaan pribadi yang besar. Pada tahun 48 M, Messalina menikah dengan kekasihnya, Senator Gaius Silius. Itu adalah...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...