Langsung ke konten utama

Mudahnya Lamar Kerja di Kantor Pinjol Jakut, Tanpa Syarat Langsung Diterima


 Komunalnews.com

Kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Ruko Palladium Blok G7, Kawasan PIK, Jakarta Utara, digerebek polisi malam tadi. Sejumlah karyawan di lokasi bercerita mengenai pengalaman kerja di kantor tersebut.

Salah satu karyawan bernama Alya (19). Perempuan yang tinggal di Rusun Waduk Pluit, Jakarta Utara, ini mengaku baru kerja sehari di kantor tersebut.

"Baru sehari, diajak teman," kata Alya di Ruko Palladium Blok G7, Jalan Pulau Maju Bersama, PIK, Jakarta Utara

Alya mengaku tidak mengetahui tempatnya bekerja merupakan kantor pinjol ilegal. Dia menyebut kerja di tempat itu agar memiliki kesibukan.

"Biar di rumah nggak nganggur," katanya.

Perempuan yang baru lulus sekolah menengah atas (SMA) ini lalu mengatakan diiming-imingi gaji sebesar Rp 3 juta saat mencoba melamar di kantor tersebut.

"Ya iming-iming gaji sih. Gajinya lumayanlah buat kita. Kisaran Rp 3 juta," tutur Alya.

Hal senada disampaikan oleh pegawai pinjol bernama Alfa (18). Dia mengaku persyaratan masuk kerja di kantor pinjaman online ilegal itu tidak rumit.

"Baru lulus dan tergiur mudah masuknya. Nggak ada syaratnya," katanya.

Alfa sama seperti dengan Alya. Dia diiming-imingi gaji sebesar Rp 3 juta untuk bekerja di kantor tersebut.

"Kita lihat gaji gede aja sih dan diajak temen. (Gaji) Rp 3 juta," tutur Alfa.

Alya dan Aldo adalah dua dari 98 staf pinjol yang diamankan polisi. Selain 98 staf, satu orang manajer diamankan polisi dari kantor pinjol ilegal itu

Pinjol Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan, dari 98 staf yang bekerja mayoritas adalah anak di bawah umur.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat orang tua. Karena di sini kita lihat banyak yang bekerja adalah anak-anak di bawah umur. Dan ini mereka memiliki kekurangan pengetahuan terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan secara ilegal ini. Jadi agar orang tua juga meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya agar tidak tersandung persoalan hukum," terang Zulpan.

Zulpan mengatakan para karyawan itu bahkan diminta bekerja tiap hari. Tiap harinya para karyawan itu bekerja 10 jam.

"Kita lihat karyawannya saja sampai 98. Tentunya banyak masyarakat yang menjadi korban. Kemudian kegiatan yang dilakukan pinjol di tempat ini tiada henti dalam satu minggu. Mereka beroperasi terus setiap hari mulai jam sembilan pagi sampai jam 7 malam," ungkap Zulpan.

Satu orang manajer di kantor tersebut telah diamankan. Polisi kini masih mengusut adanya penyandang dana dari kantor pinjol ilegal tersebut.

"Nanti semua yang ada di sini akan kami amankan. Kami ambil keterangan. Kemudian kami akan kembangkan dari mana suplai dana yang diperoleh kegiatan pinjol ini. Karena kegiatan pinjol ini mereka memiliki batasan pinjaman," pungkas Zulpan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPA menemukan 3.000 LGBT di Garut, 1.004 orang dinyatakan positif HIV

Senin, 26 Desember 2022 | 16.41 WIB Komunalnews.com Para tokoh pimpinan pondok pesantren di Garut yang tergabung dalan Aliansi Umat Islam (AUI) Garut, Kembali diundang DPRD Garut , terkait temuan 3.000 orang yang masuk komunitas LGBT . Dalam audiensi lanjutan ini, AUI menghadirkan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Garut, dan mengemukakan ada 1.004 warga Garut yang positif HIV akibat perilaku seksual menyimpang ini. " Jadi kalau secara akumulasi kami hanya menghitung agregat, data yang kita miliki akhir per oktober 2022 sudah 1.004 orang yang positif HIV. Ini sudah lampu kuning bahkan merah, kalo tidak berobat bisa menularkan dan kena Aids, dan untuk meninggal itu sudah terancam, " kata Kepala Komisariat KPA Garut, Eidi, di kantor DPRD Garut.  Namun sayang, audiensi ini tidak tuntas berjalan lantaran unsur pimpinan DPRD tidak lengkap, termasuk Bupati tidak hadir di ruang rapat Paripurna DPRD Garut. " Untuk sekarang batal, alasannya karena tidak sesuai dengan kesepakatan...

Airlangga Hartarto : Partai Golkar Menjadi Pilihan Masyarakat untuk Indonesia Produktif dan Inovatif

Komunalnews.com Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan partai yang dipimpinnya memiliki tekad menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang produktif dan inovatif. Ia ingin agar rakyat Indonesia bisa bersama-sama membangun bangsa menjadi sejahtera. Airlangga pun menyebut tekad semangat itu seperti saat umat Islam menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Ia berharap kepada para kader Partai Golkar punya tekad memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). “Seperti bulan Ramadhan, yang penting adalah kemenangan dan kemenangan juga menjadi target Partai Golkar. Oleh karena itu, baik dalam pemilihan legislatif, pemilihan presiden kita berharap sama seperti di bulan Ramadan ini, yakni menuju kemenangan," kata Airlangga saat peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) di Hotel Pullman, Bandung, Minggu, 9 April 2023. Airlangga dalam pidatonya mengutip lima ayat Alquran surat Al Alaq. Ia menekankan betapa ...

Partai Golkar Daftarkan 580 Bacaleg ke KPU, Targetkan Jadi Pemenang Pileg 2024 dengan 20 Persen Kursi DPR RI

Komunalnews.com Partai Golkar resmi mendaftarkan 580 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk DPR RI, ke KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu malam, 14 Mei 2023. Ketua Umum Airlangga Hartarto tidak ikut hadir dalam penyerahan dokumen pendaftaran bacaleg tersebut. Dokumen pendaftaran diserahkan oleh Sekjen Lodewijk F Paulus, yang didampingi oleh Waketum Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Nurul Arifin, serta jajaran pengurus Golkar. "Malam ini kami menyampaikan berkas-berkas 580 bakal caleg untuk DPR RI dari 84 dapil kemudian tadi sore sudah lengkap," kata Doli di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Doli menjelaskan alasan partainya baru mendaftarkan bacaleg DPR RI, pada hari terakhir pendaftaran dan saat malam hari. Menurut Doli, DPP Partai Golkar memastikan terlebih dahulu semua DPD tingkat provinsi dan kabupaten/kota sudah mendaftarkan para bacaleg-nya. Golkar, terang Doli, sudah mendaftarkan 2.372 bakal caleg untuk DPRD provinsi dan 17.510 bakal caleg DPRD kabupa...