Langsung ke konten utama

Airlangga, Pangeran Samber Nyawa dan Sunan Lawu


Komunalnews.com

saya bersama dua orang dari kelompok kajian strategis Hang Lekir (HL) 717, Rikard Bagun dan Sucipto, datang ke rumah dinas Menteri Koordinator Ekonomi/Ketua Umum Partai Golongan Karya Airlangga di Jalan Widya Candra, Jakarta.

Berbagai hal kami bahas, soal ekonomi, sosial, politik dan juga pemilihan presiden 2024. Berbagai argumen dan analisa kami kemukakan. Di tengah perbincangan santai itu, secara bercanda saya sampaikan sebuah ramalan berwarna fatwa kepada Airlangga tahun 2009.

"Pak Airlangga akan jadi Ketua Umum Partai Golkar dan akan jadi calon presiden, dan ini terbukti, kan. Ingat, kan, prediksi itu," kata saya sore itu, disambut senyum sederhana Airlangga.

Hal menarik lain bagi saya, dalam siaturhami sore hujan itu, ucapan Airlangga menjawab pertanyaan saya, "Apakah Pak Airlangga ada darah biru dari kraton di Jawa Tengah atau Jawa Timur."

Airlangga dengan santai menjawab tentang silsilah keluarganya yang berkaitan dengan Ki Ageng Gribig, ulama terkemuka dari Klaten, Jawa Tengah yang hidup di awal abad ke-17. Konon Ki Ageng Gribig masih keturunan raja-raja Majapahit.

Kemudian Airlangga juga memberi sebuah sinopsis kepada saya tentang silsilah keluarganya yang menunjuk pada Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara VI.

Raja dari salah satu kraton di wilayah Surakarta/Solo ini dimakamkan di pemakaman keluarga, Astana Oetara. Di pemakaman inilah ayah dari Airlangga, Menteri Perindustrian masa pemerintahan Presiden RI ke2 Soeharto, Hartarto Sastrosoenarto, dimakamkan.

Bagi saya cukup menarik Airlangga mengirimkan sinopsis itu karena menyebut sejarahwan Merle Calvin Riklefs, yang hidup dari tahun 1943 sampai 2019.

Beberapa bulan sebelum meninggal pada 19 Desember 2019 di Australia, Merle Calvin Ricklefs dalam keadaan derita sakit, berhasil menyelesaikan bukunya berjudul "Samber Nyawa - Kisah Perjuangan Seorang Pahlawan Nasional - Pangeran Mangkunegara I (1726 - 1795)". Saya membeli buku ini karena ada dorongan dari sejarahwan Inggris, Peter Carey yang menghadiri peluncuran buku saya Sisi Lain Istana Jilid I di Jakarta tahun 2014.

Sejarahwan Inggris yang kini berada di Indonesia, Peter Carey, dalam pengantar buku ini mengatakan buku tersebut adalah mahakarya pamukas yang ditulis oleh salah satu sejarahwan Jawa yang paling cemerlang, Ricklef.

Menarik bagi saya kalimat pengantar Peter Carey yang berbunyi seperti berikut : 

Kalimat Peter Carey ini juga saya beri tambahan, di antara para elit Jawa yang punya hubungan darah dengan Pangeran Samber Nyawa yang mistis ini adalah Airlangga yang telah diumumkan akan mencalonkan diri jadi calon presiden dalam pemilihan presiden 2024 mendatang.

Tentang pencalonan Airlangga untuk pilpres 2024 ini, kelompok HL 717 terdiri dari Azisoko Dimas Harmoko, Sucipto, Marlena dan seterusnya, mendengar langsung dari Ketua MPR/Wakil Ketua Umum Bambang Soesatyo di Jalan Proklamasi, Jakarta

"Kami, Golkar akan mencalonkan Airlangga, tolong didukung," ujar Bambang Soesatyo yang sebelum ini sangat kritis terhadap Airlangga.

Maka dalam diskusi rutin tentang pemilihan presiden 2024 di markas Hang Lekir 717 atau HL 717, muncul sebuah teori yang berkata, adanya keyakinan relasi mistis dengan sang pangeran itu sangat penting untuk mendongkrak elektabilitas Airlangga jelang pilpres 2024.

Banyak pemimpin di Indonesia sebagai pengagum Pangeran Samber Nyawa. Presiden RI kedua Soeharto adalah pengagum berat Pangeran Samber Nyawa. Beberapa kali saya mendengar langsung Soeharto berkisah panjang lebar tentang ajaran dan kisah hidup Pangeran Samber Nyawa di Tapos (Bogor) dan di Istana Negara Jakarta awal tahun 1980 dan 1990-an. Makam Soeharto juga tidak jauh dari makam Pangeran Samber Nyawa di kaki Gunung Lawu.

Dua minggu sebelum pelantikan presiden 20 Oktober 2014, saya bicara soal Gunung Lawu dengan Presiden terplih Joko Widodo di kediaman pribadinya di Solo. Beberapa orang yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan, Jokowi tertarik "ocehan" saya tentang Gunung Lawu itu.

Di buku tentang Samber Nyawa oleh MC Ricklef antara lain dituliskan tentang kekuatan spiritual Jawa yang berkaitan dengan Ratu Kidul (di laut Selatan Jawa) dan Sunan Lawu (perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur bagian selatan).

Menurut Ricklef, Mangkunegara dekat sekali dengan Sunan Lawu. "Barangkali karena dari sebagian besar dari perjuangan hidupnya dihabiskan di daerah sekitar Gunung Lawu," kata Ricklef dalam bukunya (halaman 298).

Dalam bukunya Ricklefs juga menuliskan tentang catatan harian berbentuk puisi/tembang yang berkaitan dengan Pangeran Samber Nyawa atau Mangkunegara I.

Buku harian ini, kata Ricklefs, mencatat berbagai peristiwa ajaib yang berkaitan dengan kewajiban menggunakan warna kuning. Bunyi catatan harian itu begini:

Ini perlu penafsiran meditatif. Apakah kuning ini juga berkaitan dengan warna Golkar? 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Mengenal Messalina, Istri Kaisar Romawi Claudius yang Hobi Selingkuh

 Komunalnews.com Permaisuri Messalina memiliki reputasi terkenal sebagai nymphomaniac (kondisi di mana seorang wanita atau pria tak mampu menahan hasrat seksualnya) . Ya, dia adalah Messalina, istri ketiga Kaisar Romawi Claudius yang dikenal memiliki hasrat seks yang tak terpuaskan. Dia adalah cicit dari Kaisar Romawi pertama Augustus. Messalina sangat cantik dan menarik bagi kebanyakan pria Romawi. Kisah-kisah pedas tentang Messalina termasuk dia bekerja sebagai pelacur di rumah bordil dan mengadakan kompetisi tentang siapa yang lebih memiliki stamina seksual. Pada tahun 41 M, ketika para konspirator membunuh Kaisar Caligula, Pengawal Praetorian memilih suami Messalina, Claudius, sebagai kaisar berikutnya. Dia menggunakan pengaruhnya atas Claudius untuk keuntungannya sendiri. Menggunakan tuduhan palsu, dia melenyapkan lawan-lawannya dan mengumpulkan kekayaan pribadi yang besar. Pada tahun 48 M, Messalina menikah dengan kekasihnya, Senator Gaius Silius. Itu adalah...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...