Langsung ke konten utama

Menko Airlangga Umumkan Kader Baru Golkar : Semuanya Jenderal!

Komunalnews.com

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengumumkan nama-nama baru yang bergabung ke partai berlambang pohon beringin itu. Mereka yang bergabung merupakan mantan perwira tinggi TNI dan Polri serta tokoh masyarakat.

Beberapa nama tersebut di antaranya mantan Kapolda Sulawesi Selatan Irjen (Purn) Rikwanto, aktivis sekaligus eks kader PSI Rian Ernest, mantan rektor Universitas Lambung Mangkurat Sutarto Hadi, mantan Direktur Jenderal Imigrasi Irjen (Purn) Ronny Sompie, hingga mantan Direktur BIN Irjen (Purn) Yuskamnur.

"Beserta tokoh masyarakat yang bergabung dengan Partai Golkar dan akan menjadi caleg Golkar," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (19/3).

"Semuanya jenderal," sambungnya.

Pada kesempatan itu, Airlangga menuturkan Golkar telah memiliki fungsionaris di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Fungsionaris tersebut akan mensosialisasikan calon presiden partai dan calon legislatif partai Golkar.

"Hari ini Golkar sudah punya fungsionaris tingkat pusat provinsi, kabupaten kota, sebanyak 40.304. Angkanya dimulai dengan empat diakhiri dengan empat. Karena Golkar nomor empat," katanya.

Ia menyampaikan Golkar menargetkan perolehan kursi di DPR mencapai 20 persen atau 126 kursi.

Berikut ini nama-nama kader baru Partai Golkar yang diumumkan Airlangga.

1. Mantan Kapolda Sulawesi Selatan Irjen (Purn) Rikwanto

2. Eks kader PSI Rian Ernest

3. Mantan rektor Universitas Lambung Mangkurat Sutarto Hadi

4. Mantan Direktur Jenderal Imigrasi Irjen (Purn) Ronny Sompie

5. Mantan Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI (Purn) Tatang Zainnudin

6. Mantan Direktur BIN Irjen (Purn) Yuskamnur

7. Mantan Kapolda Babel dan Kapolda Bengkulu Irjen (Purn) Yovianes Bahar

8. Mantan Danrem, Wakil Rektor III UNHAN Mayjen TNI (Purn) Hipdizah

9. Mantan Danrem Kalbar, mantan staf ahli Panglima TNI Mayjen TNI (Purn) Ronny S

10. Perwira menengah TNI AD Kolonel (Purn) Hombar Sinaga

11. Mantan Kabidkum Polda Sumatera Utara Kombes (Purn) Maruli Siahaan

12. Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi

13. Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal Atika Azmi Utami

14. Mantan Staf Ahli Kejagung Mangihut Sinaga

15. Publik figur Sultan Pasha Djorghi

16. Publik figur Tengku Firmansyah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...