Langsung ke konten utama

Penundaan Pemilu Menimbulkan Kontroversi Politik, Alasannya Dinilai Melanggar Konstitusi

Komunalnews.com

Putusan penundaan pemilu yang diambil Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menimbulkan kontroversi.

Alasan penundaan Pemilu ini dikarenakan adanya gugatan perdata dari Partai Prima bahwa berkasnya tidak lolos verifikasi. Sontak hal ini menimbulkan kontroversi di masyarakat dan pakar hukum lantaran keputusan tersebut dinilai melanggar konstitusi.

Dalam Special Dialogue dengan tema “Putusan PN Jakpus untuk Menunda Pemilu 2024”, Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menjelaskan bahwa isu ini tidak akan pernah berhenti dan terus menjadi kegaduhan politik.

Dirinya juga berkata bahwa Putusan PN Jakpus tidak bisa dianggap sebagai isu yang main-main.

“Menurut saya Putusan PN Jakpus ini, para hakimnya sangat berani sekali karena dia menempatkan Pemerintah dalam posisi tertuduh. Jadi begitu isu Penundaan Pemilu ini muncul yang ada di dalam kepala kita ini Pemerintah mau ngapain lagi? Karena selama ini isu ini datangnya dari sana,” jelas Hendri.

Akhir-akhir ini isu politik lain yang tengah menjadi perbincangan juga mengenai sistem proporsional terbuka atau tertutup. Polemik ini bisa membuat KPU memiliki alasan untuk telat mencetak dan mendistribusikan surat suara.

Sehingga Pemerintah melihat hal ini bisa dijadikan alasan untuk penundaan Pemilu. Oleh karena itu Hendri berharap isu ini cepat terselesaikan supaya tidak ada lagi isu yang bisa memecah belah NKRI.

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Mengenal Messalina, Istri Kaisar Romawi Claudius yang Hobi Selingkuh

 Komunalnews.com Permaisuri Messalina memiliki reputasi terkenal sebagai nymphomaniac (kondisi di mana seorang wanita atau pria tak mampu menahan hasrat seksualnya) . Ya, dia adalah Messalina, istri ketiga Kaisar Romawi Claudius yang dikenal memiliki hasrat seks yang tak terpuaskan. Dia adalah cicit dari Kaisar Romawi pertama Augustus. Messalina sangat cantik dan menarik bagi kebanyakan pria Romawi. Kisah-kisah pedas tentang Messalina termasuk dia bekerja sebagai pelacur di rumah bordil dan mengadakan kompetisi tentang siapa yang lebih memiliki stamina seksual. Pada tahun 41 M, ketika para konspirator membunuh Kaisar Caligula, Pengawal Praetorian memilih suami Messalina, Claudius, sebagai kaisar berikutnya. Dia menggunakan pengaruhnya atas Claudius untuk keuntungannya sendiri. Menggunakan tuduhan palsu, dia melenyapkan lawan-lawannya dan mengumpulkan kekayaan pribadi yang besar. Pada tahun 48 M, Messalina menikah dengan kekasihnya, Senator Gaius Silius. Itu adalah...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...