Langsung ke konten utama

Pemerintah Mau Bentuk Bank Emas, Airlangga: Supaya Tak Perlu "Parkir"


 Komunalnews.com

Pemerintah terus mengkaji pembentukan bullion bank atau bank emas. Bullion bank merupakan bank yang melakukan transaksi jual beli logam mulia, termasuk emas dan perak.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, bullion bank memiliki urgensi untuk dibentuk agar industri tidak lagi menitipkan emasnya di bullion bank Singapura.

"Indonesia sebagai salah satu produsen emas yang terbesar di Asia, ini tentunya bisa memanfaatkan produksi emas baik dari Grasberg, maupun Lapangan Merdeka sehingga kita tidak perlu memarkir emasnya di bullion bank Singapura," kata Airlangga dalam peluncuran buku Pembiayaan UMKM.

Pembentukan bank emas juga diperlukan karena saat ini pemerintah sudah resmi menggabungkan holding ultra mikro antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Pegadaian.

Airlangga menuturkan, Pegadaian saat ini memiliki aset emas karena menawarkan produk investasi emas di platform digitalnya. Airlangga menyebutnya sebagai aset tersembunyi (hidden assets) yang bisa meningkatkan kredit perseroan.

"Ini kita sudah bolak-balik rapat mungkin perlu dipercepat karena itu (emas) menjadi aset PT Pegadaian karena 75 persen adalah emas," ucap Airlangga

Pembentukan holding ultra mikro bertujuan untuk menyasar masyarakat atau pelaku usaha ultra mikro ke layanan keuangan, baik pinjaman, tabungan, pembayaran, investasi, maupun pemberdayaan

Pembentukan holding ultra mikro ini memberi kesempatan untuk masyarakat mengakses kredit dengan bunga yang lebih murah.

"Janjinya yang kita dengar Pak Menkop, bunganya turun. Sekarang sudah resmi merger sehingga yang tinggal kita tunggu adalah resmi turun bunga, karena funding-nya lebih mudah," pungkas Airlangga.

Sebelumnya diberitakan, dasar pembentukan bullion bank agar harga emas bisa bertahan, bahkan cenderung naik di masa pandemi Covid-19. Padahal, harga komoditas andalan Indonesia lain justru harganya mengalami tekanan.

Pembentukan bullion bank digadang-gadang akan menguntungkan sejumlah pihak. Bagi pemerintah, bullion bank bisa menghemat devisa dan bagi industri keberadaannya bisa menjadi sumber pembiayaan proyek.

Sementara itu, bagi bank kehadiran bullion bank bisa menjadi diversifikasi produk. Bagi masyarakat, dengan adanya bullion, bisa mendapatkan imbal hasil (return) dari simpanannya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Mengenal Messalina, Istri Kaisar Romawi Claudius yang Hobi Selingkuh

 Komunalnews.com Permaisuri Messalina memiliki reputasi terkenal sebagai nymphomaniac (kondisi di mana seorang wanita atau pria tak mampu menahan hasrat seksualnya) . Ya, dia adalah Messalina, istri ketiga Kaisar Romawi Claudius yang dikenal memiliki hasrat seks yang tak terpuaskan. Dia adalah cicit dari Kaisar Romawi pertama Augustus. Messalina sangat cantik dan menarik bagi kebanyakan pria Romawi. Kisah-kisah pedas tentang Messalina termasuk dia bekerja sebagai pelacur di rumah bordil dan mengadakan kompetisi tentang siapa yang lebih memiliki stamina seksual. Pada tahun 41 M, ketika para konspirator membunuh Kaisar Caligula, Pengawal Praetorian memilih suami Messalina, Claudius, sebagai kaisar berikutnya. Dia menggunakan pengaruhnya atas Claudius untuk keuntungannya sendiri. Menggunakan tuduhan palsu, dia melenyapkan lawan-lawannya dan mengumpulkan kekayaan pribadi yang besar. Pada tahun 48 M, Messalina menikah dengan kekasihnya, Senator Gaius Silius. Itu adalah...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...