Langsung ke konten utama

Ditinggal Dua Kader Muda, Partai Golkar Makassar Siapkan Stok Generasi Milenial untuk Pemilu 2024

Komunalnews.com


Jelang Pemilu 2024, Partai Golkar Makassar malah ditinggal dua kader mudanya. Keduanya adalah, Ketua Bappilu DPD II Partai Golkar M Makassar, Usman Sofyan dan Aldy Rafzanjani Tamrin.

Sehari-hari, Andi Rafzanjani Tamrin memegang jabatan sebagai Wakil Sekretaris Golkar Makassar.
Menanggapi dua kader muda Golkar yang hengkang, Sekretaris Golkar Makassar Abdul Wahab Tahir mengatakan beringin punya banyak stok kader muda selain Andy Rafzanjani Tamrin.

Bahkan, Anggota DPRD Makassar ini menilai kepergian Aldy Rafzanjani Tamrin mengurangi beban beringin selama ini.

"Oh, Alhamdulillah, makin berkurang beban kami, karena kami banyak anak-anak milenial di partai Golkar yang siap jiwa dan raga mengabdi untuk membesarkan Partai Golkar," katanya, Rabu (3/5/2023).

Menurut Wahab, perintah Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin sudah jelas, bahwa akan memberi ruang kepada seluruh kader muda untuk berkarya.

"Perintah Pak Appi kepada pengurus untuk selalu memberi ruang kepada generasi muda untuk berkarya di partai khususnya generasi muda yang memiliki dedikasi dan integritas besar," kata Wahab.

Sekretaris Komisi A DPRD Makassar ini pun mengajak seluruh kader di Partai Golkar untuk setia menunjukkan dedikasinya dalam membesarkan partai.

"Yang mau berintegritas dan memiliki dedikasi mari bergabung untuk berkarya kepada rakyat, kami memiliki banyak kader muda yang Insya Allah memiliki integritas dan berdedikasi dan tidak lebay," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Sekretaris Golkar Makassar Aldy Rafzanjani Thamrin memutuskan hengkang ke PPP Makassar.

Aldy memilih berganti partai saat parpol sudah harus memasukkan daftar caleg sementara (DCS) ke KPU untuk persiapan Pemilu 2024.

Komunalnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...