Langsung ke konten utama

Pendukung Fadel Muhammad Mulai melakukan Perlawanan


 Pendukung Fadel Muhammad Mulai melakukan Perlawanan.


 


Reporter : Hari mulya| Rabu, 30 November 2016 11:03

KomunalNews.com – Imam fajri  Juru bicara Forum Konstituen Partai Golkar,menyebut DPP Partai Golkar telah melakukan penzaliman dan ketidakadilan terhadap , Fadel Muhammad. Keputusan ini setelah Fadel diberhentikan dari jabatan Sekretaris Dewan Pembina PartaI Fadel Muhammad diberhentikan lantaran diduga menolak pendukungan terhadap Ahok
"Bagi saya tidak pantas bagi seorang senior di Golkar yang telah lahir di zaman orde baru kemudian diberakukan seperti itu, Fadel Muhammad itu angkatannya tokoh senior di Golkar seperti Ginanjar Kartasasmita dan lainnya," kata Imam fajri.
Menurut Imam fajri, Fadel sudah berbuat banyak untuk Partai Golkar. Terutama mampu menjadikan suara Golkar di Provinsi Gorontalo bisa mencapai 65 persen. Tak hanya itu, Fadel bahkan sampai membangun kantor DPD I Golkar Gorontalo.

Tidak hanya di daerah, di tingkat pusat Fadel dinilai mampu mengangkat nama dan suara
partai Golkar. Namun, upaya itu semua ternyata berujung pemecatan dari Pembina partai Golkar di DPP.

"Saya heran adalah Fadel dipaksakan untuk menjadi tim kampanye di partai Golkar, memang itu menjadi keharusan tapi kami juga punya hati nurani," ungkapnya seperti diberitakan Antara.

Beredar kabar Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad dipecat oleh DPP lantaran beberapa persoalan. Salah satunya karena ia meminta DPP mengevaluasi dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

''Jadi gini dia hanya diberhentikan dari sebagai sekretaris dewan pembina. Bukan pemecatan. Jadi diganti saja posisinya,'' kata Koordinator Bidang Polhukam PG Yorrys Raweyai, Jumat (11/11).

Ia menepis tudingan bahwa Fadel dipecat dari Golkar, seperti informasi yang beredar. Yorrys menjelaskan, beberapa persoalan yang membuat Fadel dipecat adalah terkait Pilkada, sikap Fadel yang menolak Golkar dukung Ahok,

Menurut Yorrys, memecat orang tidak semudah itu dan harus dipertanggungjawabkan dalam Musda. ''Jadi namanya h‎anya pergeseran sebagai sekretaris dewan pembina. Bukan pemecatan, jadi pergeseran itu biasa saja,'' jelasnya.

Forum konstituen Partai Golkar  merasa aneh dengan keputusan partainya yang memberhentikan Fadel Muhammad dari posisi Sekretaris Dewan Pembina (Wanbin) Partai Golkar. “Apalagi jika alasan pemecatannya terkait dengan pernyataannya Menolak dukung Ahok. .Sikap dari Fadel Muhammad adalah berdasarkan aspirasi Rakyat banyak,terutama umat Muslim.”ujar Imam Fajri juru bicara forum konstituen Partai Golkar.Untuk itu kami akan melakukan perlawanan dengan melakukan aksi demontrasi ke DPP Patai Golkar Tanggal 2 desember 2016.Dan Kami sudah menyebarkan baner dan spanduk disekitar DPP partai Golkar dan beberapa titik di Jakarta.”.ujar imam kembali.(hary mulya)

 

 





 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Airlangga Dorong Pemerintah Untuk Selesaikan Hambatan Soal Proyek Senilai Rp 360 triliun

Rabu, 01 Februari 2023 Komunalnews.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyarankan pemerintah untuk terus berupaya menyelesaikan hambatan terkait perizinan untuk investasi, serta menegaskan komitmen pemerintah melaksanakan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilainya menggapai Rp 360 triliun.   ”Pemerintah akan terus melakukan hal-hal debottlenecking daripada perizinan agar investasi masih bisa berjalan dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen investasi PSN yang sejumlah 30 project di tahun 2023 ini estimasi nilainya Rp 360 triliun diharapkan seluruhnya bisa direalisasi di tahun 2023,” ucap Menko Airlangga dalam Keterangan Pers usai Rapat Terbatas Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM di Istana Kepresidenan, (30/1/2023).   Menko Airlangga juga memaparkan mengenai tabungan rumah tangga serta korporasi di perbankan selama masa pandemi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kesempatan investasi. Sejumlah dana...

Jusuf Kalla : Kebijakan Subsidi BBM Harus Dikurangi di Masa Mendatang

Komunalnews.com Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah. Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata dia dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia, Kamis (18/5/2023). Ia melanjutkan bahwa subsidi memang tidak apa-apa diberikan ke masyarakat yang tidak mampu. Namun, jangan sampai dilakukan terus-menerus. Menurut JK, masyarakat sebenarnya mampu untuk membeli BBM tanpa subsidi. Ia menyinggung pengalamannya saat masih menjabat pada 2005 lalu. "Pengalaman saya waktu itu 2005 menaikkan BBM sampai 100% masyarakat menerimanya," ujarnya. JK juga mengomentari soal nilai ekspor yang naik, tetapi tidak dibarengi dengan cadangan devisa yang naik. Sementara itu, untuk kebijakan hilirisasi...

Profil Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Pengganti Rahmat Efendi?

Komunalnews.com Nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mendadak mencuat pasca tertangkapnya Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2021). Kini nama Tri Adhianto membuat heboh dunia maya. Di media sosial mendadak viral Tri Adhianto diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Tri Adhianto Tjahyono merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pria yang lebih akrab disapa Mas Tri merupakan putra ketiga dari G Soeprapto dan Endang Sri Guntur Hudiani. Tri Adhianto menjadi Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi setelah keduanya memenangkan pilkada yang diselenggarakan pada 27 juni 2018. Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bukanlah politikus, tapi banyak menghabiskan karier di birokrasi. Di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Tri Adhianto pernah menjabat Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan periode 2004 hingga 2018. Tri Adhianto juga ...